Beranda Music News International Music Fleet Foxes Rangkum Emosi Pribadi Selama Pandemi di Album Baru “Shore”

Fleet Foxes Rangkum Emosi Pribadi Selama Pandemi di Album Baru “Shore”

nadanadi.com

Nadanadi.com – Begitu banyak momen yang dapat diceritakan sepanjang tahun ini. Mungkin tentang kalian yang masih harus berdiam diri di rumah akibat pandemi, atau berita lainnya yang banyak diceritakan oleh media. Momen-momen ini pun ikut diabadikan oleh grup musik asal Amerika Serikat, Fleet Foxes melalui album baru mereka. Album tersebut diberi tajuk “Shore” dan dirilis pada 22 September 2020.

Baca juga: Ashton Irwin 5SOS Umumkan Debut Solo dan Rilis “Skinny Skinny”

15 Track Lagu Hasil Refleksi Selama Masa Pandemi

nadanadi.comImage source: whiteboardjournal.com

Robin Pecknold mengatakan bahwa lirik dari 15 lagu yang terdapat dalam album tersebut merupakan hasil refleksi para personel Fleet Foxes selama masa pandemi tahun ini. “Seluruh lirik hadir dari refleksi terhadap apa yang terjadi saat ini dan mengikatnya pada hal-hal yang bersifat personal,” ujar pentolan band tersebut kepada Zane Lowe, dilansir dari NME.

Ada banyak kisah yang terekam dan ingin Pecknold tumpahkan dalam album “Shore” kali ini. Utamanya, saat di mana Fleet Foxes tak bisa tampil karena aturan jaga jarak yang ketat. Namun, justru hal ini lah yang membuatnya terkungkung lama di dalam rumah sembari menulis lirik dan mencoba mencocokkannya dengan irama yang pas. Selama ‘di rumah aja’, Pecknold juga mengaku kerap pergi berkendara untuk melepas penat.

“Ini merupakan waktu yang begitu sulit, namun aku hara pada banyak perspektif baru yang bisa dirasakan serta cara baru untuk melakukan berbagai hal yang dapat mengembangkan jalan baru dalam membuat seni dan mewujudkannya dalam sebuah penampilan,” tutur Pecknold lagi.

Pecknold Sempat Buntu dan Tidak Mendapatkan Sense Menulis

nadanadi.comImage source: youtube.com

Segala kondisi yang terjadi di masa pandemi ini memang begitu membingungkan dan terkadang menimbulkan ketakutan. Pecknold sendiri mengungkapkan bahwa pikirannya sempat buntu di awal masa pandemi Maret lalu. Saat itu, ia sama sekali tak bisa menulis lirik. Usai tiga bulan berselang, Pecknold mulai memahami dan menerima situasi ini hingga pikirannya ikut terbuka.

“Akhirnya, selama tiga bulan saya hanya bisa refleksi dan memahami perubahan dunia, dan ketakutan, dan kemudian menjadi berani karena begitu banyak perhatian sosial,” ujar Pecknold.

Rupanya, keberanian yang ia dapat tak terlepas dari peran sosial yang terus memperlihatkan kepedulian terhadap sesama dan bersama-sama dalam badai pandemi ini. Semua kejadian yang terjadi disekitarnya memunculkan ide dan Pecknold jadikan inspirasi untuk menulis suatu karya.

Pecknold melanjutkan, “Waktu itu, saya hanya berpikir saya harus mengeluarkan semua ini, tak peduli dalam bentuk apapun.” Dari situ lah akhirnya para penggemar dapat menikmati album teranyar Fleet Forex, “Shore”.

Ita Yunitahttp://nadanadi.com
I'm in love with 'Sad Songs'

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest articles

Mino Winner Siap Comeback Solo Dengan Full Album “Take”

Nadanadi.com - Song Min Ho alias Mino dari Winner diketahui tengah bersiap merilis comeback full album bertajuk “Take”. Karya studio ini sekaligus menjadi rilisan full album...

Buat Label Sendiri, Isyana Sarasvati Umumkan Lahirnya Redrose Record

 Nadanadi.com - Isyana Sarasvati telah memulai karir bermusiknya sejak 2014 lalu dan telah melahirkan sejumlah lagu hits termasuk “Tetap Dalam Jiwa”, “Anganku Anganmu”, “Kau Adalah” hingga...

BENEE Umumkan Album Debut “Hey u x”

Nadanadi.com - Stella Rose Bennet alias BENEE merupakan nama baru dalam industri musik dunia. Penyanyi asal Selandia baru tersebut akhirnya mengumumkan karya studio pertamanya yang ia...

Adele Jadi Tuan Rumah Acara Saturday Night Live (SNL) Pekan Ini

Nadanadi.com - Adele akan kembali hadir dalam acara Saturday Night Live (SNL) namun bukan sebagai bintang tamu melainkan tuan rumahnya. Penyanyi berusia 32 tahun tersebut...